Apakah Lebih Mudah Bercocok Tanam dengan Aquaponic? - Bercocok tanamn dengan aquaponic
ini pada prinsipnya hampir sama dengan bercocok tanam sistem hidroponik, yakni
membudidayakan tanaman pada media selain tanah, melainkan pada media air. Namun
yang membedakan, pada sistem aquaponic ini sumber nutrisi yang diberikan adalah
nutrisi dari bahan-bahan organik, sebab media tanamnya telah terintegrasi
dengan kolam yang telah diisi dengan ikan yang dipelihara. Air yang mengandung
kotoran dari ikan ini mengandung amonia oleh mikroba yang nantinya akan diubah
jadi nitrat sebagai salah satu sumber nutrisi yang telah dialirkan masuk ke
dalam sistem perakaran tanamannya.
Kemudan, air yang akan
dikeluarkan dari sistem perakaran dan kaya oksigen diputarkan kembali untuk
masuk ke dalam kolam sebagai salah satu asupan oksigen serta udara yang bersih
bagi ikan. Kedua unsur tersebut dibutuhkan oleh plankton yang juga jadi sumber
makanan ikan, sehingga pertumbuhan ikan di dalam kolamnya pun juga jadi lebih
cepat.
Prinsip sederhana pada aquaponic
Prinsip sederhana pada sistem
tanam aquaponic ini dapat diimplementasikan ke dalam berbagai cara aplikasi
tanaman yang nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
Kesediaan ruang, aspek keindahan, serta jenis tanaman yang akan ditanam. Pada
bentuk vertival garden contohnya saja, diaplikasikan di dinding atau pun
diaplikasikan guna memisahkan 2 ruang dengan fungsi yang berbeda-beda.
Pada aplikasi tanaman ini
nantinya pipa paralon dalam posisi horizontal yang akan disusun secara
bertingkat ke bagian atas jadi media planter untuk tanaman. Pipa paralonnya
dapat ditutup lagi dengan planter box, ibaratnya berguna sebagai pot untuk
memperindah visualisasi tanamannya. Ada juga aplikasi tanaman yang dibiarkan
terbuka saja, sebab lebih menekankan kepada fungsi serta peran apa adanya,
khusus untuk jenis tanaman sayuran. Pipa paralonnya juga dapat disusun dalam
susunan vertikal dengan bukaan ke kiri dan ke kanan sebagai salah satu media
planter, sehingga secara keseluruhan tampak menyerupai percabangan pohon.
Baca Juga : Mengenal Lebih Dekat dengan Aquaponic dan Aerogarden
Untuk jenis tanaman yang bisa
digunakan ke dalam sistem ini bisa disesuaikan dengan tempat maupun kebutuhan.
Akan tetapi, umumnya budidaya aquaponic banyak digunakan untuk menanam sayuran
dalam skala kecil yang dapat dikonsumsi untuk kebutuhan makan sehari-hari.
Sayuran yang ditanam sekali panen misalnysa saja, kangkung, selada, pakcoy, dan
juga stroberi.
Demikianlah informasi tentang bercocok tanam dengan aquaponic, semoga
saja bisa bermanfaat dan menginspirasi.

0 komentar:
Posting Komentar